Rabu, 14 Januari 2015

Mengukur...

A : apa hobimu? 
B : aku sangat suka travelling dan menulis, kalau kamu?
: hobiku mengukur 
B : ........

Dari percakapan diatas tidakkah terdengar janggal?
Mengukur?
Apa yang diukur?

Mungkin jawabannya SYUKUR
Ya, manusia hanya bisa mengukur syukur ketika penciptanya memberi nikmat yang tak terukur..

Mudah sekali kita bersyukur ketika bahagia,
tapi mengapa suka mencerca ketika sengsara?

Bahagia lupa berdoa, sakit berlomba-lomba komat-kamit..

Sungguh manusia hanya bisa mengukur syukur kepada-NYA
:(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar